Hal hal yang belum mengadopsi teknologi kekinian

Published by: 0

Capture

Capture

Ketidaksiapan orang-orang mengambil inovasi tehnologi kerapkali menyebabkan problematika baru seperti yang berlangsung hari ini pada Taksi Konvensional serta Taksi On-line. Semasing susunan orang-orang berpendapat serta alasantasinya tentang pro serta kontra ada izin taksi berbasiskan aplikasi digital yang seolah yaitu persoalan yang baru berlangsung tempo hari.

 

Namun, bukanlah itu yang bakal kita ulas, tetapi tahukah kalian kalau nyatanya dalam orang-orang kita telah banyak persoalan sama yang berkembang? Ada pihak-pihak yang telah mengambil tehnologi sepenuhnya, tetapi tidak sedikit juga yang masihlah mengaplikasikannya beberapa saja. Apa sajakah ya persoalan yang pernah berlangsung berkaitan pengadopsian tehnologi ini, fenomena apa saja itu, yuk kita saksikan berbarengan.

  1. Surat Lamaran Kerja

 

Banyak perusahaan yang telah seutuhnya memakai e-mail dalam penerimaan kerja. Tetapi, tidak sedikit juga perusahaan yang lebih suka terima karyawan lewat lampiran CV berbentuk fisik. Pemakaian lampiran CV dengan cara fisik ini berdasar sebagian perusahaan diduga lantaran banyak tenaga kerja bangsa kita yang belum melek tehnologi.

 

  1. Pembayaran Tagihan, Listrik, Air, dll

 

Nah bila yang satu ini kerap kita alami pada kita dengan orang-tua kita (mudah-mudahan masihlah alami, he.. he..). Beberapa besar orang-tua kita lebih suka lakukan pembayaran tagihan sejenis ini dengan cara manual yaitu dengan segera mendatangi kantor pembayaran paling dekat, kantor pos umpamanya. Walau sebenarnya, telah banyak layanan pembayaran dengan cara on-line yang dapat dikerjakan baik dengan cara internat banking, m-banking, atau layanan pembayaran yang lain.

 

  1. Pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi)

Hayoo, siapa dari kalian yang pernah bikin SIM, tentu alami deh namanya duduk berjam-jam menanti selesai setiap prosesnya. Dari mulai tes tercatat, tes drive, sampai penelusuran berkas-berkas. Walau sebenarnya, sistem pengisian tes tercatat ataupun pelampiran berkas dapat dikerjakan lewat tehnologi terbaru, pikirkan berapakah cost serta saat yang bisa dipangkas akibat ada tehnologi ini. Namun.., mengapa masihlah manual ya? Hihi.

 

  1. Sistem Tidak hadir serta Daftar Lagi Kampus

Bila yang ini spesial untuk kamu yang pernah mengemban pendidikan di perguruan tinggi. Terlebih buat mahasiswa yang pernah berkuliah di bawah th. 2009-an. Sistem pengisian tidak hadir dengan cara manual juga masihlah dikerjakan, begitu halnya daftar lagi, harus loh dating ke universitas. Namun, saat ini mah telah ada bebrapa universitas yang sediakan service on-line untuk tidak hadir ataupun daftar lagi.

  1. Rapat dengan kata lain Meeting

Tidak dapat disangkal, beberapa kita peluang bakal masuk dunia kerja. Nah, dalam dunia kerja ini kerap ada kumpul berbarengan untuk meraih misi serta visi perusahaan yang kita sebut briefing, meeting, rapat, serta semacamnya. Aplikasi tehnologi dalam “meeting” ini telah banyak yang mengambil, dari mulai pemakaian media social seperti Whatsapp, BBM, sampai pemakaian video berbasiskan live chat, berbayar ataupun tak berbayar.

 

  1. Proposal Moment

Penggiat sosial, di bagian kemanusiaan atau apa pun yang berguna dalam bagian kehidupan yang lain, banyak yang masihlah mengaplikasikan “wajib” dalam menempatkan proposal pada suatu prusahaan. Walau sebenarnya, umumnya dari mereka berstatus “pelajar” maupun “mahasiswa”. Yah, mungkin saja lantaran budaya konvensional yang telah mengikat dipikiran kita yang bikin hal seperti ini berlangsung.

  1. Penyebaran Undangan Nikahan

Ini nih yang ngga pernah kelar, senantiasa saja ada asumsi di orang-orang bila ngga bisa undangan dengan cara fisik, rasa-rasanya ada yang kurang, ujung-ujungnya ngga ingin datang deh. Bila di ambil positifnya, pemakaian penyebaran undangan lewat sosial media semakin lebih menghemat saat serta tenaga si penyelenggara hajat ini.

Hayoo, dari tujuh fenomena yang ada berkaitan dengan pengadopsian tehnologi ini, manakah yang masihlah ada di lingkungan kalian? Penulis meyakini masihlah ada semuanya di lingkungan kalian, cuma saja kandungan aplikasi adopsi teknologinya yang tidak sama. Nah, bila anda ingin milih yang mana, konvensionalkah atau ingin ikuti perubahan tehnologi? ^^

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *