Jangan Pilih Knalpot yang Lubangnya Terlalu Kecil

Published by: 0

Screenshot_6

Knalpot yaitu satu diantara sisi pada sepeda motor yang sering dimodifikasi. Terkecuali dibobok, dapat dengan juga menggantinya dengan knalpot racing. Terkecuali penampilan, knalpot baru dapat juga tingkatkan performa.

Tetapi ada satu kekeliruan paling utama yang sayangnya masihlah sering dikerjakan. Kekeliruan itu yaitu ganti atau merubah corong knalpot dengan diameter yang lebih kecil.

Eko Safitrianto, mekanik Clinic Motor yang ada di Jakarta Selatan, menyampaikan kalau makin kecil corong knalpot, jadi performa kendaraan bakal makin menyusut.

” Bila ingin modifikasi mending knalpot janganlah dikecilkan, kasihan mesinnya. Mending di besarkan (dari diameter knalpot standard), soalnya saluran gas buangnya jadi kecil, ” tutur Eko pada Liputan6. com, sekian hari waktu lalu.

Lubang yang sangat kecil, tutur Eko, punya potensi bikin gas yang sudah keluar dari blok mesin membuahkan back pressure, atau sepakan balik. Saat berlangsung desakan balik, performa mesin bakal alami penurunan dalam sebagian waktu.

Sesaat bila lubangya semakin besar, jadi gas buang punya potensi keluar lebih bebas. ” Itu mengapa bila kecil tarikannya jadi kurang enak, ” imbuhnya.

Hal semacam ini sebenarnya serupa dengan bobokan. Bobokan, atau jadi besar diameter lubang buang dan menyingkirkan peredam, bisa bikin motor lebih mudah di rpm bawah serta atas lantaran daya buangnya semakin besar serta lancar.

Tetapi butuh dicatat, makin gampang gas buang keluar, jadi bahan bakar mungkin saja akan lebih boros. Oli juga cepat encer lantaran automatis mesin cepat panas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *