Perusahaan Ini Mengaku Bisa ‘Membangkitkan’ Orang Mati

Published by: 0

screenshot_6

Los Angeles – Di hari esok, saat badan manusia mati, jadi semua ingatan yang terekam dalam otak dapat diarahkan pada bentuk kehidupan baru memakai tehnologi kecerdasan buatan. Seolah-olah orang itu hidup kembali dalam ‘tubuh’ yang lain.

Ide nyeleneh ini diambil dari laporan lawas IFL Science pada Rabu (4/5/2016). Satu perusahaan menginformasikan tujuannya menghidupkan orang mati lewat cara menaruh semua ingatan orang itu serta memakai kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) untuk kembali menghidupkan orang itu.

Perusahaan bernama Humai itu, ketika pelaporan, masihlah belum memaparkan perinciannya. IFL Science juga belum dapat meyakinkan apakah ini masihlah sebatas akal-akalan pemasaran.

Yang pasti, perusahaan ini menyampaikan kalau mereka menginginkan menaruh “gaya perbincangan, pola tingkah laku, sistem memikirkan, serta info manfaat badan seorang dengan cara keseluruhan” kedalam keping silikon dengan memakai AI serta tehnologi nano, sekian menurut website webnya,

Semuanya info itu lalu bisa “disandikan kedalam sebagian tehnologi sensor yang bakal disisipkan ke pada badan buatan dengan otak dari orang yang telah wafat tadi. ”

Josh Bocanegra, CEO perusahaan itu, menyampaikan dalam wawancaranya dengan PopSci kalau mereka “yakin dapat pertama kalinya menghidupkan orang mati dalam 30 th. ke depan. ”

Ia juga menerangkan prosesnya serta menyampaikan bakal memakai tehnologi kryonik (suhu begitu rendah) untuk membekukan serta menaruh otak seorang yang sudah wafat serta mengawetkannya sampai tehnologi itu siap untuk memasukannya ke pada badan buatan.

Sekarang ini, bentuk badan buatan tersebut belum demikian tentu serta logistik untuk menyalin info neural seorang juga masihlah berbentuk fiksi ilmiah. Akan tetapi, perusahaan itu cukup meyakini hingga bahkan juga mengira kalau disuatu hari kelak, kematian yaitu pilihan.

Bicara pada IEET, Bocanegra memberikan kalau perusahaan-perusahaan AI yang lain coba bikin versus virtual orang sesudah mereka wafat. Namun, perusahaannya yaitu yang pertama menghidupkan orang mati untuk hidup kembali.

“Saya sangka, batu nisan, photo, video, serta bahkan juga masa lalu tidaklah beberapa cara paling baik untuk mengingat seorang yang sudah wafat, ” tuturnya. “Sebaliknya, saya sangka versus AI untuk seorang yang kita sayangi lebih dikehendaki, terlebih kita dapat berhubungan memakai teks serta nada. ”

Mudah-mudahan bukan hanya iklan untuk kelanjutan film AI garapan Steven Spielberg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *