Radiator Motor Kustom Bahan Tembaga Lebih Awet

Published by: 0

Screenshot_5

Nyaris semuanya motor dengan pendingin cairan, bahan radiator bawaan motor biasanya terbuat dari aluminium.

Beberapa kecil dari motor dengan pendingin cairan, ada yang memakai kombinasi material non aluminium.

Seperti di Honda Vario, yang wadah sisi atas serta bawahnya, atau upper tank serta lower tank, memakai material plastik.

Satu diantara argumen radiator memakai bahan aluminium yaitu bobot serta gampang melepas panas.

“Dari segi produksi juga lebih murah di banding dengan material tembaga. Namun, bahan aluminium ini lebih lunak, ” terang Anwar Lubis, owner Ridho Radiator.

Karna lunak, kisi-kisi radiator gampang lentur terserang desakan atau kerikil.

“Makanya, bila semprot motor waktu dicuci dengan air bertekanan, janganlah segera ke arah radiator. Kisi-kisi radiator dapat rusak, ” wanti Anwar yang workshopnya bermarkas di Jl. Raya Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Terutama bila ada kebocoran, radiator memiliki bahan aluminium agak sulit menservisnya.

“Bahan aluminium tak dapat ditambal dengan disolder.

Bila bocornya kecil serta titiknya sedikit, masih tetap dapat disiasati dengan memakai lem campur yang kuat.

Tetapi bila bocornya gede serta di sebagian titik, ingin tidak ingin mesti ditukar baru, ” tuturnya.

Masalah ketahanan, radiator memiliki bahan aluminium begitu bergantung pada perlakukan serta perawatannya.

“Tergantung juga material aluminiumnya, seberapa ketebalan serta kekerasannya. Untuk perlakuan, bila sahabat bikers kerap memakai air sumur umum, bakal ada sistem pengapuran dari air tanah. Ini mempercepat rusaknya. Namun, bila gunakan coolant, dapat lebih awet, ” terang Anwar yang memprediksi wajarnya pemakaian sepanjang 5 th..

Sedang untuk memiliki bahan tembaga, materialnya lebih berat dan lebih kuat.

“Kalau ada kebocoran, masih tetap dapat ditambal atau disolder dengan timah. Masalah kemampuan, menurut pengalaman saya sih lebih tahan lama. Harga nya memanglah tambah lebih mahal di banding aluminium, ” kata pria asal Sumatera Utara ini.

Nah, berbekal pengetahuan masalah system pendingin cair itu, ia cobalah mendesain radiator untuk motor berbahan tembaga.

Yang saya miliki baru untuk Kawasaki Ninja 150 series serta Yamaha V-ixion. Jenisnya sama persis dengan yang bawaan pabrik. Cuma saja, materialnya tidak sama, yaitu gunakan tembaga. Harga nya hanya Rp 700 ribu, termasuk juga biaya pemasangan, ” tuturnya sembari ngasih nomor (021) 5861-549. (www. motorplus-online. com)

Yuk cek produk kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek yuk kendaraan masa depan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek juga kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Baca juga artikel kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Klik Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel untuk kendaraan masa depan !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *