Tiga Kementerian Dukung Pengembangan Desa Wisata

Published by: 0

Screenshot_49

REPUBLIKA. CO. ID, DENPASAR — Tiga kementerian setuju mensupport program Pengembangan Desa Wisata di Indonesia. Desa Wisata di lokasi Ubud, Denpasar, Bali jadi percontohan untuk pengembangan desa wiasata di Tanah Air.

Tiga kementerian itu yaitu Kementerian Pariwisata, Kementerian Pembangunan Daerah Ketinggalan serta Transmigrasi, serta Kementerian Koperasi serta UKM. Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyampaikan, tak cuma untuk destinasi wisata, Ubud juga sudah dapat menyesuaikan wiraswasta UKM serta meningkatkan desanya sebagai usaha untuk menarik wisatawan.

“Desa Wisata itu dapat berperan ganda. Dapat sebagai amenitas dengan homestay, akomodasi dirumah masyarakat yang telah sadar wisata. Sebagai atraksi, karna ada dalam atmosfer kehidupan orang-orang desa yang hommy, kaya dengan sentuhan budaya, serta nuansa kekeluargaan yang belum pasti dapat diketemukan di negara lain, ” tutur Menpar dalam acara “The 4th Ubud Royal Weekend” di Ubud, Denpasar, Bali, akhir minggu lantas berdasar pada launching yang di terima.

Dalam peluang yang sama, Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo menyampaikan jadikan desa sebagai obyek wisata adalah satu diantara langkah agar bisa mempercepat pembangunan serta memajukan lokasi pedesaan di Indonesia. Ia juga menyatakan bawa kalau dana desa yang sampai kini dipriotitaskan untuk pembangunan infrastruktur, saat ini telah bisa dipakai untuk meningkatkan perekomian pedesaan. “Salah satunya untuk pengembangan desa wisata ini, ” tuturnya.

Disamping itu, Sekretaris Kementerian Koperasi serta UKM, Agus Muharram menyampaikan, Kementerian Koperasi serta UKM mendorong pelaku UKM di lokasi daerah desa wisata untuk membuat koperasi wisata. Dengan berkoperasi diharap beberapa produk mereka bakal gampang terjual hingga kesejahteraan anggota makin baik.

Terkecuali berkoperasi, pelaku UKM juga dianjurkan untuk memakai tekonologi serta info (internet) dalam pasarkan produknya. ” Sekarang ini telah masa digitalisasi. Dengan memakai tehnologi, bakal mempermudah pelaku UKM untuk pasarkan produknya, ” kata Agus.

Ia memberikan, jangan pernah desa-desa wisata dikuasai oleh entrepreneur besar hingga entrepreneur lokal, terutama UKM cuma jadi pemirsa. ” Ini tak bisa berlangsung ; ” tegasnya.

Karenanya, lanjutnya pemerintah lewat Kemenkop serta UKM siap menolong pelaku UKM dengan menfasilitasi dalam beragam hal supaya dapat maju serta dapat berkompetisi. Umpamanya, menolong dalam soal kursus manajerial pengelolaan koperasi ; kursus kewirausaan sampai pemasaran product

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *