Ini Dia “Sock-sneaker” Mengutamakan Rasa Nyaman

Published by: 0

Screenshot_29

iaTrend style kasual dengan sneaker nampaknya masih tetap juga akan berlanjut hingga tahun depan. Dari beragam type sneaker, yang sekarang ini tengah popular yaitu Sock-sneaker, yang menjadikan satu kaus kaki dengan sepatu. Anti repot.

Sock-sneaker sesungguhnya adalah type sneaker yang pernah populer di masa 70-an. Di masa itu, design ini dipandang paling berani walau belum juga dapat menyingkirkan keperluan juga akan tali.

Awal tahun 70-an, Vans mulai kiprahnya dengan mengaplikasikan design sepatu slip-on (sepatu tanpa ada tali). Tapi, type sepatu ‘slip-on’ dari kanvas ini tidak seelastis sepatu kets hingga tidak pas waktu dipakai untuk aktivitas atletik, umpamanya bermain skateboard di pantai.

Di bagian beda, tahun 2016 tehnologi spektrum yang diadaptasi Nike sudah meluncurkan product oleh Nike HyperAdapt 1. 0 yang mempopulerkan kembali design sepatu tahun 1989. Namun harga nya cukup mahal serta di jual dalam stock terbatas.

Kesenjangan itu pada akhirnya terselesaikan karena hadirnya beberapa produk yang elastis, awet, serta stylish. Sebagian brand yang melaunching sepatu ini umpamanya Flyknit atau Adidas Primeknit yang menjadikan satu kaos kaki dengan sneaker dalam desainnya. Merek-merek itu dapat menggabungkan pada kenyamanan serta fashion.

Sock sneaker-atau yang populer dengan sebutan ‘ snocker’- kembali berjaya di masa tahun 2000 mulai sejak hadirnya The Presto dari Nike.

Tetapi, di tahun 2017 ini, design seperti The presto ini kembali keluar dengan gabungan design ujung yang memakai susunan pengikat lancip serta tambah nyaman.

Sneaker memanglah didesain spesial untuk berolahraga lari, tetapi belakangan ini sudah keluar design yang memakai feature sneaker untuk basket.

Lebih dari 100 tahun mulai sejak Chuck Taylor temukan All Star serta Nike keluar dengan Air MAx, product sepatu selanjutnya mulai membuat lompoatan raksasa untuk sneaker basket.
Contoh product ini umpamanya sneaker Adidas’s Crazy Explosive yang umum digunakan oleh atlet basket sekelas Nick Young. Sepintas, design sepatu itu cuma mengaplikasikan kaus kaki diatas sol karet dengan tiga jalur yang terbentang di atasnya.

Design sepatu itu tidak mempunyai kulit dibagian dalam serta mengaplikasikan system pengikat terstruktur, jadi tali sepatu sudah terikat lewat loop rajutan kecil.

Sneaker ini di inspirasi dari design snocker umumnya yang lebih memprioritaskan peranan dengan meminimalisir keperluan tali.

Kerapatan jahitan di bagian atas, juga bantalan di sekitaran tumit serta pergelangan kaki tidak kurangi perform penggunanya.

Feature design ini ditiru oleh The Steph Steph Curry New Under Armour Curry 4s yang dinilai jadi product The Curry 3 yang tidak berhasil penuhi ekspetasi pasar.

Dapat dibuktikan cara itu dapat buat product The Steph Steph Curry New Under Armour Curry 4s habis terjual lewat website Under Armour.

Dalam ranah industri sneaker basket, product Nike dari LeBron James jadi yang terlaris serta berhasil singkirkan pendahulunya.

Bila Sang Raja masih tetap tunduk pada pemakaian bahan kaku serta di desain untuk kompetisi, jadi snocker ini yaitu hal yang berlainan. Snocker menggabungkan tehnologi untuk kenyamanan serta tampilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *